Pages

Saturday, June 9, 2012

Harapan Yang Memburam

 Kali ini gue pingin bahas masalah yang ada di negeri tercinta kita INDONESIA, mungkin sudah banyak orang tau dengan masalah ini bagi kalangan orang-orang yang berada di garis menengah kebawah, dan mungkin hanya terlihat di garis orang-orang bawah, bukannya gue ingin lebih menurunin derajat orang-orang kebawah tetapi gue cuma inginmembangkitkan semangat kita sebagai pejuang muda penerus bangsa, anak-anak seumran gue mungkin pikirannya masih kepikiran untuk dapet duit lalu di habisin sendiri.

 Mungkin sudah banyak para pemuda atau pemudi di Indonesia ini ingin mewujutkan impian-impian anak kecil penerus bangsa yang hanya ingin sekedar sekolah, mendapatkan tempat yang layak di bumi pertiwi ini dan memungkinkan mereka untuk menaikkan derajat orang tuanya, yang gue tau setiap orang tua itu menginginkan anaknya menjadi orang yang sukses dan bisa membangun kehidupan yang lebih layak dari apa yang mereka berikan sekarang kepada anak-anaknya.

 Gue inget keinginan ibu yang gue jadikan motifasi, jadilah manusia yang bisa membangun kehidupan untuk kehidupan orang-orang yang ada di atas maupun yang ada di bawah sekalipun,
"bangunlah dari yang paling kecil hingga yang paling besar, agar kamu tau dari mana sebenarnya kemenangan itu di raih, Agung Satrio"
 Bukan untuk di nikmati sendiri namun untuk dibagikan kembali kepada yang lebih membutuhkannya dari pada kamu. dari situlah gue mencoba sedikit demi sedikit membantu orang yang ekonominya kebawah, meskipun tidak terlalu banyak setidaknya bisa membuat mereka tersenyum guepun sudah senang, gue lebih suka sama orang-orang yang berusaha karena dibalik kekurangan mereka pasti ada imbalan yang lebih besar dari apa yang mereka kejar.

 Karena oknum-oknum tertentu anak kecil yang seharusnya belajar di sekolah mereka jadikan ladang untuk mencari uang, kehidupan mereka secara tidak langsung berubah drastis, mereka yang seharusnya menjadi pengatur strategi untuk pertahanan angkatan darat Indonesia malah menjadi pengagtur strategi untuk mencuri atau merampok, mereka mempunyai bakat tetapi mereka di asah dengan pelatih yang salah.
"Kehidupan memang bukan kita yang mengaturnya, tetapi kita bisa mengubah kehidupan kita sendiri bahkan kehidupan orang lain, Agung Satrio"

Friday, June 1, 2012

Bukan Hanya Perkembangan Kecil


 Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam bahasa sehari – hari kita disebut TIK bukan sebutan awam lagi bagi para remaja khususnya para pelajar yang pastinya dalam hal apapun tidak lepas dari Teknologi, informasi, apalagi komunikasi. Fungsi dari tiga bagian ini pun terlihat jelas dan saling bersangkutan bagi para siswa, para siswa yang memiliki keinginan untuk lebih mengerti lagi akan perubahan yang terjadi di dunia sehingga membuat mereka ingin terus berkembang bersamaan dengan berkembangnya Teknologi Dunia.

Teknologi memegang peran yang sangat penting untuk kemajuan manusia pada umumnya, yang  paling fenomenal, sebut saja facebook yang hadir sekitar tahun 2004, merupakan ciptaan dari seorang mahasiswa Harvard university, Amerika Serikat. Mark Zeckerburg yang bisa memanfaatkan kemajuan teknologi dengan menciptakan sebuah jejaring sosial yang pada awalnya hanyalah untuk sarana berkomunikasi dengan teman, namun lama kelamaan, ia mampu memodifikasi facebook menjadi jejaring sosial yang paling diminati oleh semua kalangan manusia.

 Tentunya jika ada sisi baik pasti ada sisi buruknya, di Indonesia sudah banyak remaja yang terkena sisi negatif dari teknologi, kebanyakan dari mereka menggunakan teknologi untuk menonton blue film atau sejenisnya yang sebenarnya pada umur mereka yang sistem kerja emosionalnya mudah terganggu dan masih perlunya bimbingan orang tua ini sangatlah merugikan bukan hanya baginya tapi juga bagi orang di sekitarnya.

 Teknologi Informasi dan Komunikasi yang berperan penting dalam majunya Dunia Pendidikan yang kini semakin harinya semakin berkembang membuat siswa dituntut untuk memahami komputer dan internet. Tapi sayangnya ada sebagian siswa yang menggunakan kemajuan ini hanya untuk membuka situs” yang tidak penting bagi mereka, pada akhirnya hanya membuat internet digunakan untuk ajang mencari kesenangan semata dan bukan untuk mencari ilmu dan terkesan hanya untuk menyia-nyiakan waktu mereka yang seharusnya mereka gunakan untuk belajar.

 Agar terhindar dari hal-hal negatif yang dapat menghampiri kaum remaja, remaja itu sendiri dalam artian mereka sebagai pengguna teknologi harus pintar-pintar utuk memilah-milah mana yang harus di ikuti, dan mana juga yang harus dijauhi.

"Pengetahuan ada dua macam: yang telah kita ketahui dengan sendirinya, atau yang hanya kita ketahui di mana ia bisa dapatkan. Samuel johnson"



  • Nama    : Muhammad Agung Satrio.
  • Sekolah : Madrasah Aliyah Negeri 2 Palembang
  • Nomor  : 087897962018