TingTong.
Uyee,,, ceritanya
sih sedikit sedih nih, bakal ada yang netesin air matanya #salahsatunyasaya. emotionalitasi...?
#KorbanVicky. Ngawur, tulisanku kali ini akan menceritakan tentang seorang
sahabat baru yang pergi ntah kemana dan hanya meninggalkan pesan singkat.
Berawal dari persahabatan di prodi FISIKA sebagai mahasiswa baru wajib saling
kenal tapi anak satu ini malah gak ikut OPAK’13 ya bisa dibilang sebagai MOS
nya anak Kuliahan lah, gak bisa banyak cerita disini soalnya nih anak tidak
tergabung dalam OPAK’13.
Jadi ceritanya kita mulai ketika....... pertama kali masuk kekelas berjuluk FISIKA. Untuk kemewahannya kalian bisa cek sendiri. Selain teman-temanku yang sudah kukenal di OPAK’13 ternyata masih banyak teman yang belum aku kenal dan pada akhirnya perkenalanku dimulai dari tangan seorang laki-lagi dengan rambut cepak, paras jawanya kece abis, namanya ANANDA GALIH ANJASMORO, udah jelas dia orang jawa tapi dia lahir di Jakarta kemudian pulang lagi ke kelaten mungkin untuk bersemedi,, hahaa engaklah pastinya dia tinggal disana. Setelah menjadi seorang sahabat, dialah yang sering nemenin aku ke perpustakaan dengan bermodalkan laptop dan carger, setiap mau masuk ke tangga perpustakaan ibu/bapak yang nungguin tempat scanner masuk perpustakaan selalu cari-cari pandangan ke kami, setiap hari.... bisa elu bayangin sendiri, gimana kami bisa gak kenal coba, yang awalnya kita kira ibu/bapak –nya ngefans sama kita, eh ternyata usut punya usut mereka selalu heran melihat kami yang masuk ke perpustakaan membawa laptop dan carger bukannya bawa buku tulis, pake’ kacamata, pakaian di kancingin semua sampai leher kecekik udah kayak kehabisan oksigen.
Jadi ceritanya kita mulai ketika....... pertama kali masuk kekelas berjuluk FISIKA. Untuk kemewahannya kalian bisa cek sendiri. Selain teman-temanku yang sudah kukenal di OPAK’13 ternyata masih banyak teman yang belum aku kenal dan pada akhirnya perkenalanku dimulai dari tangan seorang laki-lagi dengan rambut cepak, paras jawanya kece abis, namanya ANANDA GALIH ANJASMORO, udah jelas dia orang jawa tapi dia lahir di Jakarta kemudian pulang lagi ke kelaten mungkin untuk bersemedi,, hahaa engaklah pastinya dia tinggal disana. Setelah menjadi seorang sahabat, dialah yang sering nemenin aku ke perpustakaan dengan bermodalkan laptop dan carger, setiap mau masuk ke tangga perpustakaan ibu/bapak yang nungguin tempat scanner masuk perpustakaan selalu cari-cari pandangan ke kami, setiap hari.... bisa elu bayangin sendiri, gimana kami bisa gak kenal coba, yang awalnya kita kira ibu/bapak –nya ngefans sama kita, eh ternyata usut punya usut mereka selalu heran melihat kami yang masuk ke perpustakaan membawa laptop dan carger bukannya bawa buku tulis, pake’ kacamata, pakaian di kancingin semua sampai leher kecekik udah kayak kehabisan oksigen.
Pertama kali
masuk perpustakaan tempat yang selalu kita tuju adalah Canadian Corner :
ruangan paling sejuk diantara ruangan lainnya, ruangan paling santai dengan
fasilitasnya dibanding yang lainnya ini menjadi basecamp anak-anak FISIKA’13,
jadi kita sudah akrab dengan bapak yang jagain Canadian Corner agar tetap
tenang #Ngimpi, ya bebrapa minggu terakhir ini memang kita udah jarang main ke
Canadian Corner dan saya yakin pasti tuh bapak kangen suasana yang tadinya diam
tapi ketika kami datang menjadi ladang jangkrik.. KrikkKriikkKrikkk.
jelang beberapa minggu di suatu pagi aku bermeditasi sehingga pada jam Praktikum aku ngak masuk. Memasuki jam 10 pesan singkat masuk ke ponselku, dengan segera aku pergi menemui teman-temanku yang sedang bermain badminton di salah satu lapangan badminton didekat kampus. Satu jam kami menghabiskan waktu untuk bermain badminton setelah itu sahabat kami satu itu bertanya kepadaku “kenapa gak masuk praktikum”, aku bilang kalo aku sedang meditasi #alasan yang aneh, udah jelas” ketiduran dan gak ada yang bangunin. Trus dia bilang kalo dia gak lulus tes awal praktikum dan dia juga akhirnya gak masuk gara-gara belum belajar -_-. mulai dari situ sebenarnya aku udah ada rasa, seorang fisikawan gak bisa lulus tes awal praktikum itu aneh... aku fikir ini hanya main” semata, tapi ternyata benar. Besoknya dia bilang kalo minggu depan dia gak ikut praktikum karena dia mau pergi ke kota lain tanpa ada alasan tambahan. Dan terbukti entah mulai dari hari kamis/jum’at dia sudah gak ngampus lagi, kita hubungi dia dan selalu ponselnya sok sibuk. Awalnya kita cemas dengan kondisi dia, tapi ternyata setelah “simi” memberi tahu kami kalo sahabat kami itu udah mulai persiapan untuk pergi ke kota lain untuk menyambung kuliah. Saat itu pun kami terus menghubuni ponselnya dan di kesekian kalinya kami menghubungi ponselnya dia memberikan pesan singkat ”ini Pada nelpon ad ap?, Pada Bnyak pulsa ya?”, temen-temenya dikampus pada bingung dengan kehadiran dia, dia hanya membalas seperti itu. Terakhir kali kami menghubunginya dan akhirnya dia mengangkat juga, kita sempat berbincang-bincang mengenai keadaanya yang masih bingung pergi kekota lain itu untuk melanjutkan kuliah atau apa dia sendiri ngak ngerti. Di hari dimana “simi” memberi kabar baru kalo sahabat kita ini akan melanjutkan perkuliahannya di salah satu sekolah tinggi di Kalimantan Selatan, #sorry masalah tempatnya di komen ama yg pergi -_-. Karena ketatnya keadaan disana sahabat kami ini menonaktifkan ponselnya hingga pelatihan selesai. Dan ya hingga sekarang kami masih merindukan sosoknya yang terlihat lugu namun sangat terbuka bila bersamanya, seseorang yang akan selalu kami ingan di Fisika ini, seseorang yang selalu menjadi teman curhatnya si “simi” ya bisa jadi saya juga :’D dan kini kita segenap keluarga besar FISIKA’13 hanya bisa memberikan do’a yang terbaik untuk hidupnya. Aamiin. Salam Sahabat. Ingatlah slogan “Jauh dimata, dekat dihati”.
sedikit puisi buat kamu SAHABAT.
jelang beberapa minggu di suatu pagi aku bermeditasi sehingga pada jam Praktikum aku ngak masuk. Memasuki jam 10 pesan singkat masuk ke ponselku, dengan segera aku pergi menemui teman-temanku yang sedang bermain badminton di salah satu lapangan badminton didekat kampus. Satu jam kami menghabiskan waktu untuk bermain badminton setelah itu sahabat kami satu itu bertanya kepadaku “kenapa gak masuk praktikum”, aku bilang kalo aku sedang meditasi #alasan yang aneh, udah jelas” ketiduran dan gak ada yang bangunin. Trus dia bilang kalo dia gak lulus tes awal praktikum dan dia juga akhirnya gak masuk gara-gara belum belajar -_-. mulai dari situ sebenarnya aku udah ada rasa, seorang fisikawan gak bisa lulus tes awal praktikum itu aneh... aku fikir ini hanya main” semata, tapi ternyata benar. Besoknya dia bilang kalo minggu depan dia gak ikut praktikum karena dia mau pergi ke kota lain tanpa ada alasan tambahan. Dan terbukti entah mulai dari hari kamis/jum’at dia sudah gak ngampus lagi, kita hubungi dia dan selalu ponselnya sok sibuk. Awalnya kita cemas dengan kondisi dia, tapi ternyata setelah “simi” memberi tahu kami kalo sahabat kami itu udah mulai persiapan untuk pergi ke kota lain untuk menyambung kuliah. Saat itu pun kami terus menghubuni ponselnya dan di kesekian kalinya kami menghubungi ponselnya dia memberikan pesan singkat ”ini Pada nelpon ad ap?, Pada Bnyak pulsa ya?”, temen-temenya dikampus pada bingung dengan kehadiran dia, dia hanya membalas seperti itu. Terakhir kali kami menghubunginya dan akhirnya dia mengangkat juga, kita sempat berbincang-bincang mengenai keadaanya yang masih bingung pergi kekota lain itu untuk melanjutkan kuliah atau apa dia sendiri ngak ngerti. Di hari dimana “simi” memberi kabar baru kalo sahabat kita ini akan melanjutkan perkuliahannya di salah satu sekolah tinggi di Kalimantan Selatan, #sorry masalah tempatnya di komen ama yg pergi -_-. Karena ketatnya keadaan disana sahabat kami ini menonaktifkan ponselnya hingga pelatihan selesai. Dan ya hingga sekarang kami masih merindukan sosoknya yang terlihat lugu namun sangat terbuka bila bersamanya, seseorang yang akan selalu kami ingan di Fisika ini, seseorang yang selalu menjadi teman curhatnya si “simi” ya bisa jadi saya juga :’D dan kini kita segenap keluarga besar FISIKA’13 hanya bisa memberikan do’a yang terbaik untuk hidupnya. Aamiin. Salam Sahabat. Ingatlah slogan “Jauh dimata, dekat dihati”.
sedikit puisi buat kamu SAHABAT.
-KOTAK BEKALKU-
M.AGUNG.S terinspirasi dari sahabat ANANDA GALIH ANJASMORO
PAGI ITU
M.AGUNG.S terinspirasi dari sahabat ANANDA GALIH ANJASMORO
PAGI ITU
KETIKA KAMU DATANG TERLAMBAT
SUARA NAFASMU YANG TERENGAH-ENGAH
MENJELASKAN SEBERAPA CEPATNYA PERJALANANMU MENUJU KAMPUS
DENGAN MUKA POLOSMU KAMU MENGATAKAN
“KOTAK BEKALKU KETINGGALAN BU”
SEKETIKA SATU KELAS ITU TERTAWA.
KAMU HEBAT
DENGAN KATA-KATAMU
KAMU BISA MEMBUAT ORANG TERTAWA
TERTAWA YANG MENGHIASI KELAS KITA DULU
TERASA HAMPA SEKARANG
“KOTAK BEKALKU” KINI SUDAH TIDAK DI KAMPUS PUTIH
TAPI MUNGKIN KINI DIA DI KAMPUS PUTIH LAINNYA.
BILA WAKTU TAHU BAHWA KAMI RINDU DENGANMU
BILA WAKTU TAHU BAHWA KAMI KEHILANGANMU
MUNGKIN KEADAAN INI TIDAK AKAN ADA
NAMUN.....
KITA TAHU BAHWA TAKDIR SESEORANG DITENTUKAN ALLAH SWT.

